Sekilas Mengenai MoU

Pengacara Hukum Perusahaan Jakarta – Banyak pengusaha pemula yang belum paham apa itu MoU dan fungsinya di dalam kesepakatan kerja atau bisnis. Meskipun mirip dengan perjanjian kontrak, MoU memiliki kaidahnya tersendiri. MoU umumnya dipahami sebagai nota kesepakatan.

MoU memuat dua kata yakni Memorandum dan Understanding (Memorandum of Understanding). Memorandum memiliki arti sebagai dasar penyusunan suatu kontrak sementara Undersdtanding dipahami sebagai suatu bentuk pernyataan persetujuan atas suatu persetujuan lainnya baik lisan maupun tertulis. Dengan demikian, Memorandum of Understanding merupakan dasar dalam penyusunan kontrak pada masa mendatang yang didasarkan pada hasil permufakatan setiap pihak dalam bentuk tertulis atau lisan.

Dengan bahasa sederhana, MoU disebut sebagai surat pra kerja sama bisnis.

Bentuk dari MoU

Sebagai suatu surat pra kerja sama, MoU umumnya dibuat dengan memuat hal-hal sebagai berikut:

1. Tanggal perjanjian

Tanggal yang dimaksud adalah tanggal dari terjadinya MoU, bukan tanggal kapan kesepakatan akan dibuat ke depannya. Tanggal yang dicantumkan menjelaskan kapan MoU tersebut dibuat dan tempat pelaksanaannya (kota atau wilayah).

2. Pendahuluan

Merupakan suatu gambaraan umum mengenai dilakukannya MoU, tujuan, keterlibatan setiap pihak dengan rinciannya masing-masing.

3. Tujuan MoU

Merupakan inti dibuatnya sebuah MoU, dimana tujuan tersebut akan diperinci melalui poin-poin yang disertakan di dalam nota kesepakatan.

4. Lingkup cakupan MoU

Berisikan lembaga atau perusahaan atau pihak-pihak yang terlibat di dalam MoU serta di dalam perjanjian dan kontrak yang akan dilakukan di kemudian hari.

5. Ketentuan Kerja sama

Berisikan jenis kegiatan kerja sama yang akan dilakukan dengan dibuatnya MoU tersebut. Biasanya ada dua bagian yang sering dicantumkan yaitu:

  • Kerja sama
  • Sumber daya baik berupa dana atau modal maupun sumber daya lain yang disertakan oleh setiap pihak terlibat.

6. Disclaimer

Merupakan suatu pernyataan umum yang menjelaskan bahwa semua kegiatan yang terjadi berdasarkan nota kesepahaman harus sesuai dengan hukum negara bagian dan federal.

7. Kondisi perubahan atau pemutusan kesepakatan

Merupakan klarifikasi kondisi dan ketentuan tertentu yang bisa menyebabkan kesepakatan yang dicapai dapat diakhiri, diubah, atau diubah baik poin kesepakatan maupun tujuannya.

8. Tanda tangan

Tanda tangan dari setiap pihak yang terlibat. Jika kesepakatan antara perusahaan maka yang menandatangani adalah masing-masing direksi atau jabatan di bawahnya yang mendapatkan kuasa tertulis dari Direksi.

Syarat sah MoU

Suatu MoU baru dikatakan sah apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Materai. Suatu materai atau kertas bersegel menandakan bahwa MoU yang dibuat mengikat setiap pihak yang terlibat.
  • Tanpa paksaan. Semua pihak yang terlibat di dalam suatu MoU harus melakukan penandatanganan secara suka rela tanpa adanya paksaan.
  • Isi MoU harus jelas, terperinci dan tidak memiliki makna gand. Setiap pihak harus paham setiap poin yang telah disepakati.
  • Dilakukan secara sadar, sehat secara kejiwaan dan mampu bertanggung jawab atas tanda tangannya.
  • Harus dibuat tanpa melanggar peraturan dan undang-undang yang berlaku.
  • Menguntungkan semua pihak tanpa merugikan satu pihak pun. 

Mengapa perlu MoU

Suatu MoU memiliki dua fungsi yakni manfaat ekonomis dan manfaat yuridis. Manfaat ekonomis berkaitan dengan pemanfaatan dari sumber daya untuk menghasilkan nilai yang lebih tinggi. Manfaat yuridis berkaitan dengan kepastian hukum.

Dalam hubungannya dengan bisnis atau kerja sama bisnis, nota kesepakatan memiliki manfaat sebagai berikut: Fleksibilitas kesepakatan. Ada pandangan bahwa membatalkan nota kesepakatan lebih mudah daripada membatalkan kesepakatan itu sendiri. Sebelum menuju kesepakatan, maka nota kesepakatan bisa dinilai ulang, direnegosiasikan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Baca Juga: Selain Direksi Perusahaan, Apakah Karyawan Boleh Menyepakati Kontrak Mewakili Perusahaan?

Related Post
Wajib Tahu, Perbedaan SIUP dan NIB

Dalam kegiatan berusaha, izin sangat diperlukan sebagai dasar legalitas. Ada beberapa izin yang dikenal dalam rangka kegiatan usaha. Nomor Induk Read more

Perhatikan Izin Edar dalam Pendistribusian Obat

Izin Edar dalam Pendistribusian Obat—Di masa pandemi seperti sekarang ini, peran industri farmasi dalam membuat dan mengedarkan obat menjadi lebih Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *